Hamtaro Lompat
Pagi tadi aku baru saja tiba di kos, dengan sedikit lemas karena masuk angin, kubuka pintu kamarku. Biasa saja, tak ada yang lain dari biasanya. Kamarku tetap ’kuning’ as always. Sprei kuning, selimut kuning, rak kuning, sterefoam kuning, KUNING. Tiap baru datang, aku tak pernah lupa mengecek bawah tempat tidur, belakang pintu, belakang gorden. Siapa tahu ada hewan-hewan yang tak kuharapkan kedatangannya, laba-laba dan lipan misalnya.
Sudah kupastikan tak ada yang ganjil di kamarku. Aku segera menghampiri kandang Amabel dan Willy, Blue Argente kesayanganku. Kubuka tutupnya tanpa memandang ke dalam kandang. Pikirku, ”Sudah 2 hari tak kuberi makanan baru, siapin makanannya dulu ah.” Aku bergerak sedikit mundur untuk mengambil makanan hamtaro yang ada di sebelah kandang. Dan… ”WAAAAAAAAAAAAAA” aku teriak sekencang-kencangnya. KAGET.
Di bawah, dekat kakiku, kulihat hewan kecil coklat keemasan sedang memandangiku, kakinya diangkat 2, dia seolah berdiri. Dia Amabel. Aku bingung bagaimana dia bisa keluar kandang padahal kandangnya kuletakkan di atas meja, dengan tinggi kandang yang hampir 3x tinggi badannya dan tutup kandang tertutup separo. Tapi tak sempatlah aku berbingung lama-lama.
Aku segera mencoba menangkap Amabel, sesungguhnya aq masih agak takut untuk memegangnya. Dengan sok berani aq mencoba menangkap, dan NIHIL. Spontan aq mengambil gelas dan kutangkap dengan gelas, nah akhirnya.. kamu tertangkap juga nak…


